20 January 2009

Bahaya di Balik Penggunaan Mouse Optic


Mouse optic, mungkin sudah banyak pengguna computer yang sudah menggunakan benda kecil ini. Namun, tahukah Anda bahwa mouse optic dapat memberikan efek samping kepada penggunanya?

Ketika menggunakan mouse optic, pengguna tentunya lebih merasa nyaman ketimbang menggunakan shortcut dari keyboard langsung. Namun, kenyamanan dari mouse optic juga membawa efek samping yang bisa membahayakan pengguna. Kira-kira semenjak tiga tahun setelah dirilisnya mouse optic pertama oleh Microsoft, telah ditemukan bahwa terdapat ribuan kasus kelainan pada jaringan tangan akibat radiasi yang dipancarkan mouse optic. Mouse optic bekerja dengan memancarkan gelombang elektromagnetik frekuensi tinggi ke permukaan di bawahnya. Frekuensi yang digunakan lebih tinggi daripada handphone.

Mungkin sudah banyak pengguna yang mengetahui, bahwa telapak tangan dan kaki merupakan pusat ujung-ujung syaraf tubuh. Oleh karena itu, radiasi dari mouse bisa dirasakan di telapak tangan dan dapat mempengaruhi kesehatan pengguna. Menurut pengamatan dari badan kesehatan dunia, WHO, radiasi dari mouse setara 5 kali radiasi handphone, dan akan lebih berbahaya jika mouse optic dipegang terus-menerus oleh pengguna computer.

Untuk product mouse optic berkualitas rendah, pengaruh radiasi elektromagnetik akan lebih terasa. Hal ini dikarenakan untuk product yang bagus telah menggunakan pelindung (shield) di mouse optic guna melindungi pergelangan tangan. Oleh karena adanya bahaya yang cukup mengkhawatirkan ini, perusahaan besar seperti WHO, GreenPeace, dan CNN sudah menghentikan penggunaan optical mouse untuk seluruh kegiatan di kantornya. Sementara untuk Microsoft dan IBM telah saling bekerja sama untuk pembuatan pointer device yang lebih aman, dengan dana sekitar $2 miliar.

Untuk itu, pengguna dapat mulai membiasakan menggunakan mouse hanya saat diperlukan, dan mungkin dapat lebih berlatih menggunakan shortcut keyboard, seperti "Ctrl-V" untuk paste, dan sebagainya.


disadur kembali dari www.beritanet.com
09 January 2009

Mematikan Fitur User Account Control Windows Vista

Tiap kali mengakses area kendali Windows, anda akan diminta untuk memberikan konfirmasi izin akses. Fitur ini dibuat sebagai langkah pengamanan sistem internal Windows terhadap serangan aplikasi malware, virus, trojan, dan sejenisnya. Sangat berguna bagi PC yang sering beraktivitas dengan PC lainnya, entah dengan koneksi langsung melalui jaringan ataupun melalui perangkat removable device.
Sebaliknya, untuk PC stand alone yang tidak beraktivitas dengan dunia luar, justru mengganggu. Sebab, konfirmasi kerap muncul disaat anda mengakses sistem. Padahal dapat dipastikan bahwa anda yang memberikan perintah akses tersebut. Oleh karena itu, untuk PC jenis ini, ada baiknya anda menonaktifkan fitur ini demi kenyamanan anda. Langkah-langkahnya:
  1. Klik Start, kemudian ketikkan perintah "secpol.msc" pada kolom pencarian. Saat muncul peringatan soal hak akses, klik tombol Continue.
  2. Di jendela Local Security Settings, masuklah ke folder Security Settings\Local Policies\Security Options.
  3. Di sisi kanan jendela, turunkan scroll bar ke posisi paling bawah. Klik ganda item [User Account Control:Behavior of the elevation prompt for Administrator in Admin Approval Mode].
  4. Akan muncul sebuah jendela properti baru dengan satu menu drop down di tengah. Klik combo box tersebut, dan anda akan melihat tiga opsi. Pilih opsi yang terakhir, Elevate without prompting.
  5. Tutup Microsoft Management Console (MMC) dan jika anda diminta untuk menyimpan pengaturan Console 1, jawab dengan No.
  6. Terakhir, ketikkan perintah gpupdate /force di Command Prompt atau restart Windows untuk mengaplikasikan perubahan.

Ganti Nuansa Aero Pada Windows Vista

Windows Aero merupakan fitur andalan Windows Vista. Fitur ini membuat jendela-jendela dalam Windows Vista menjadi tampak bening seolah-olah menjadi kaca yang berada di atas jendela lainnyanya. Karena sifatnya yang seperti kaca, warna jendela pun selalu mengikuti warna latar belakangnya.
Apabila anda membuka sebuah jendela di desktop yang berlatar belakang pelangi, maka jendela di desktop pun akan seperti pelangi. Jika anda meletakkannya di atas jendela lain yang sudah terbuka, maka jendela baru tadi seolah-olah mengambang dan akan menjadi transparansi jendela di belakangnya.
Ternyata, nuansa kaca tidak melulu harus bening. Ada pula varian kaca yang berwarna-warni yang dapat menciptakan nuansa berbeda pada lingkungan sekitar. Anda dapat mengubah warna hingga warna kaca jendela Windows lebih bervariasi.
Inilah caranya:
  1. Klik Start, kemudian pilih Control Panel.
  2. Dari jendela Control Panel, pilih opsi Appearance and Personalization.
  3. Di bawah Personalization, klik Customize Colors.
  4. Di jendela ini, anda akan melihat delapan warna preset yang telah disiapkan oleh Windows.
  5. Apabila tidak satupun dari warna standar tersebut yang memenihi keinginan anda, pilih opsi Show Color Mixer.
  6. Geser slide Hue, Saturation, Brightness dan Transparancy utnuk mengatur komposisi warna yang anda inginkan.
  7. Setelah mendapatkan warna yang tepat, klik tombol OK untuk menutup jendela Windows Color and Appearance.
Kini anda pasti sudah merasakan perubahan nuansa Windows.

Kategori

Sahabat Karib

About Me

My Photo
Samuel Sahertian
Terlahir sebagai anak bungsu dari 4 bersaudara. Sering dipanggil dengan nama Sammy, kemudian pada bangku pendidikan lebih dikenal dengan nama Samiun. Kegemaran dari kecil adalah mengutak-atik barang-barang elektronik. Kegemaran itu berlanjut sampai pada suatu saat tersengat listrik dan akhirnya memilih mejadi musisi.
View my complete profile

Obrolan


Chat With Me

Money Changer

Donate Us To Improve The Blog

Komentar Terakhir

Posting Terakhir