27 March 2009

Folding@Home, Komputer Anda Demi Kemanusiaan.

Folding@Home adalah suatu proyek penelitian yang dilakukan oleh Universitas Stanford, mengenai siklus pelipatan protein untuk mempelajari berbagai kemungkinan pengaruhnya terhadap penyakit dan penyembuhannya. Proyek ini dilakukan dengan cara Distributed Computing, yaitu data penelitian disebarkan ke banyak client dalam ukuran kecil, sehingga penelitian bisa lebih cepat dilakukan.
Bergabung dalam Folding@Home berarti menyediakan resource komputer Anda untuk ikut serta dalam proyek tersebut. 

Dimulai dengan mendownload suatu program (client), yang akan menerima paket data (Work Unit) yang perlu diproses oleh client. Setelah proses selesai, Work Unit akan dikirim kembali ke server Stanford, dan Anda akan memperoleh nilai (point) untuk pekerjaan yang telah Anda lakukan.Client memerlukan koneksi internet hanya pada saat menerima WU ataupun mengirim WU, selebihnya bisa dikerjakan Offline.

Sampai dengan saat ini, para penyedia resource komputer di Indonesia untuk F@H sudah cukup banyak. Mereka pun bergabung dengan berbagai macam tim yang ada di Folding@Home. Saya sendiri bergabung dengan tim CHIP Folding Fellow yang sudah menembus 80 besar dunia. Folding@Home pun dapat dikerjakan oleh Processor (single maupun multiple core), GPU, maupun PS3.

Tim CHIP Folding Fellow sendiri telah memiliki delapan ratus lebih anggota dan akan terus bertambah. Para anggota ini telah menyediakan resource komputer untuk membantu penelitian terhadap siklus pelipatan protein untuk misi kemanusiaan. Anda dapat bergabung dengan Tim CHIP Folding Fellow hanya dengan memasukkan "Team ID" dengan angka "38608", tentunya setelah anda mendownload client terlebih dahulu. Jika anda memiliki resource di PC yang berlimpah, tidak ada salahnya anda menyumbangkan sedikit resource komputer anda demi kemanusiaan.
26 March 2009

Cari Uang Lewat Internet

Kemarin saya mendapatkan kiriman uang dari salah satu website investasi. Sebenarnya saya sendiri telah mengikuti berbagai macam program untuk mendapatkan uang lewat internet sejak tahun 2005, mulai dari PTC, PTR, HYIP, sampai akhirnya bertrading di dunia Forex. Berdasarkan referensi dari beberapa teman, uang saku saya kemudian ditukar dalam bentuk Liberty Reserve melalui TukarDuid.com. Kemudian saya mendaftarkan diri ke Nano Money Corporation untuk menginvestasikan sebagian dari uang yang saya tukarkan melalui TukarDuid.com. Dengan modal awal yang hanya sebesar $20, saya bersabar menunggu selama 30 (tiga puluh hari) dengan harapan mendapatkan keuntungan sebesar 1.20% setiap harinya. Setelah tiga puluh satu hari (25 Maret 2009, kemarin) status investasi saya berubah dari Working menjadi Finished. Setelah saya Close dan menunggu beberapa jam, uang tersebut ternyata telah ditransferkan langsung ke rekening Liberty Reserve saya. Berikut ini saya sertakan URL dari screen shoot bukti hasil investasi saya di Nano Money Corporation :

Apabila anda yang berminat, silahkan klik disini untuk mendaftarkan diri di Nano Money Corporation dan klik disini untuk mendaftarkan diri anda di TukarDuid.com
Semoga informasi ini dapat berguna bagi anda. Sukses selalu.
25 March 2009

Review Predator Air Jump Cue

Predator merupakan salah satu pembuat cue/stick billiard ternama di dunia. Selain mengeluarkan playing cue, predator juga memproduksi break cue dan jump cue. Kali ini saya akan mereview Predator Air Jump cue, sehingga teman-teman pebilliard bisa mempunyai referensi tentang jump cue keluaran predator ini.
Saya membeli Predator Air Jump cue pada bulan November 2008 di ISAK Billiard Jakarta. Saat itu harganya $156, lebih murah belasan dollar dari Mezz Air Shooter dan sebelumnya saya memakai Jump Break Cue buatan Players. Predator Air Jump cue terdiri dari tiga bagian (shaft, butt, extension/handle) berwarna black matte dengan total berat 10 oz. Apabila extension/handle dilepas maka beratnya berkurang menjadi 5,5 oz. Extension/handle Predator Air Jump cue sering saya gunakan untuk jarak lompatan yang cukup jauh, tetapi untuk jarak sedang sampai dengan jarak 1 bola (dengan
 asumsi 3 bola dirapatkan kemudian bola yang berada ditengah digeser/dipindahkan) saya lebih memilih untuk melepaskan extension/handle tersebut. Joint pada butt merupakan mini joint, sedangkan pada extension/handle merupakan Uni-loc Joint.

Pertama kali saat memakai Predator Air Jump cue terasa sangat ringan (jump cue yang lama agak lebih berat) dan terasa sangat panjang (dengan extension/handle) sehingga perlu waktu untuk menyesuaikan pegangan kita. Saat memukul, kesan pertama adalah tidak adanya vibrasi yang mengganggu, sehingga feedback yang didapatkan cukup solid. Dengan pegangan normal/pendulum, bola bisa melompat dengan tenaga lebih sedikit daripada tenaga yang saya gunakan untuk jump dengan stick yang terdahulu (sama-sama menggunakan tip phenolic). Lain halnya dengan pegangan dart, pegangannya mungkin tidak senyaman Mezz Air Shooter tetapi beratnya yang ringan menjadi kelebihan tersendiri karena dengan berat 5,5 oz bridge/kuda-kuda di udara lebih mudah difokuskan pada suatu titik dan jari pada tangan yang mengayun tidak terlalu cepat letih menahan berat cue stick.

Kontrol bola menggunakan Predator Air Jump cue terasa lebih mudah karena diameter tip yang lebih besar dari umumnya  yaitu 13.7 mm. Sehingga sangat kecil kemungkinan bola akan melenceng saat dipukul. Tip yang digunakan berbahan phenolic, dan pada perbatasan antara tip dan ferrule terdapat carbon fiber. Ferrulenya sendiri terbuat dari Phenolic Linen dan bukan merupakan ivory ataupun brass. 

Dengan menggunakan Predator Air Jump cue saya dapat melakukan jump shot dengan baik dan konsisten (walaupun terkadang tidak masuk). Baik dengan menggunakan extension/handle maupun tanpa handle untuk membuat lompatan yang untuk jarak dekat. Yang saya suka dari Predator Air Jump cue adalah tenaga yang diperlukan untuk melompatkan bola lebih sedikit dibandingkan dengan jump cue lainnya. Jarak selebar 1 bola pun (seperti asumsi yang saya sampaikan diatas) menggunakan pegangan dart stroke dengan elevasi 75-80 derajat dan titik pukul 1 setengah tip dari titik tengah bola dapat melompat walaupun tenaga yang diperlukan hanya sedikit.  Satu kekurangan dari Predator Air Jump cue adalah finishingnya bacl mattenya yang agak kurang kuat pada Shaft dan Butt (tidak pada extension/handle), karena jika terbentur pinggiran meja maupun terkena tekanan pada cincin tangan anda saat memasang cue terkada terlihat adanya tanda lecet pada bagian tersebut. Tetapi secara keseluruhan, anda saya memberikan nilai "A" untuk Predator Air Jump cue. Tidak ada salahnya anda mencoba dan merasakan sendiri, apakah Predator Air Jump cue cocok untuk anda atau tidak. Semoga dapat menambah referensi anda dalam memilih jump cue. :)



NB: Review yang saya berikan adalah murni hasil review saya dan saya sama sekali TIDAK BERHUBUNGAN dengan pihak Predator juga saya sama sekali BUKAN PEBILLIARD YANG FANATIK PADA SALAH SATU MEREK. Terima Kasih.

Kategori

Sahabat Karib

About Me

My Photo
Samuel Sahertian
Terlahir sebagai anak bungsu dari 4 bersaudara. Sering dipanggil dengan nama Sammy, kemudian pada bangku pendidikan lebih dikenal dengan nama Samiun. Kegemaran dari kecil adalah mengutak-atik barang-barang elektronik. Kegemaran itu berlanjut sampai pada suatu saat tersengat listrik dan akhirnya memilih mejadi musisi.
View my complete profile

Obrolan


Chat With Me

Money Changer

Donate Us To Improve The Blog

Komentar Terakhir

Posting Terakhir