25 March 2009

Review Predator Air Jump Cue

Predator merupakan salah satu pembuat cue/stick billiard ternama di dunia. Selain mengeluarkan playing cue, predator juga memproduksi break cue dan jump cue. Kali ini saya akan mereview Predator Air Jump cue, sehingga teman-teman pebilliard bisa mempunyai referensi tentang jump cue keluaran predator ini.
Saya membeli Predator Air Jump cue pada bulan November 2008 di ISAK Billiard Jakarta. Saat itu harganya $156, lebih murah belasan dollar dari Mezz Air Shooter dan sebelumnya saya memakai Jump Break Cue buatan Players. Predator Air Jump cue terdiri dari tiga bagian (shaft, butt, extension/handle) berwarna black matte dengan total berat 10 oz. Apabila extension/handle dilepas maka beratnya berkurang menjadi 5,5 oz. Extension/handle Predator Air Jump cue sering saya gunakan untuk jarak lompatan yang cukup jauh, tetapi untuk jarak sedang sampai dengan jarak 1 bola (dengan
 asumsi 3 bola dirapatkan kemudian bola yang berada ditengah digeser/dipindahkan) saya lebih memilih untuk melepaskan extension/handle tersebut. Joint pada butt merupakan mini joint, sedangkan pada extension/handle merupakan Uni-loc Joint.

Pertama kali saat memakai Predator Air Jump cue terasa sangat ringan (jump cue yang lama agak lebih berat) dan terasa sangat panjang (dengan extension/handle) sehingga perlu waktu untuk menyesuaikan pegangan kita. Saat memukul, kesan pertama adalah tidak adanya vibrasi yang mengganggu, sehingga feedback yang didapatkan cukup solid. Dengan pegangan normal/pendulum, bola bisa melompat dengan tenaga lebih sedikit daripada tenaga yang saya gunakan untuk jump dengan stick yang terdahulu (sama-sama menggunakan tip phenolic). Lain halnya dengan pegangan dart, pegangannya mungkin tidak senyaman Mezz Air Shooter tetapi beratnya yang ringan menjadi kelebihan tersendiri karena dengan berat 5,5 oz bridge/kuda-kuda di udara lebih mudah difokuskan pada suatu titik dan jari pada tangan yang mengayun tidak terlalu cepat letih menahan berat cue stick.

Kontrol bola menggunakan Predator Air Jump cue terasa lebih mudah karena diameter tip yang lebih besar dari umumnya  yaitu 13.7 mm. Sehingga sangat kecil kemungkinan bola akan melenceng saat dipukul. Tip yang digunakan berbahan phenolic, dan pada perbatasan antara tip dan ferrule terdapat carbon fiber. Ferrulenya sendiri terbuat dari Phenolic Linen dan bukan merupakan ivory ataupun brass. 

Dengan menggunakan Predator Air Jump cue saya dapat melakukan jump shot dengan baik dan konsisten (walaupun terkadang tidak masuk). Baik dengan menggunakan extension/handle maupun tanpa handle untuk membuat lompatan yang untuk jarak dekat. Yang saya suka dari Predator Air Jump cue adalah tenaga yang diperlukan untuk melompatkan bola lebih sedikit dibandingkan dengan jump cue lainnya. Jarak selebar 1 bola pun (seperti asumsi yang saya sampaikan diatas) menggunakan pegangan dart stroke dengan elevasi 75-80 derajat dan titik pukul 1 setengah tip dari titik tengah bola dapat melompat walaupun tenaga yang diperlukan hanya sedikit.  Satu kekurangan dari Predator Air Jump cue adalah finishingnya bacl mattenya yang agak kurang kuat pada Shaft dan Butt (tidak pada extension/handle), karena jika terbentur pinggiran meja maupun terkena tekanan pada cincin tangan anda saat memasang cue terkada terlihat adanya tanda lecet pada bagian tersebut. Tetapi secara keseluruhan, anda saya memberikan nilai "A" untuk Predator Air Jump cue. Tidak ada salahnya anda mencoba dan merasakan sendiri, apakah Predator Air Jump cue cocok untuk anda atau tidak. Semoga dapat menambah referensi anda dalam memilih jump cue. :)



NB: Review yang saya berikan adalah murni hasil review saya dan saya sama sekali TIDAK BERHUBUNGAN dengan pihak Predator juga saya sama sekali BUKAN PEBILLIARD YANG FANATIK PADA SALAH SATU MEREK. Terima Kasih.

1 komentar:

molen said...

masih maniak.. biliard juga toh..

Kategori

Sahabat Karib

About Me

My Photo
Samuel Sahertian
Terlahir sebagai anak bungsu dari 4 bersaudara. Sering dipanggil dengan nama Sammy, kemudian pada bangku pendidikan lebih dikenal dengan nama Samiun. Kegemaran dari kecil adalah mengutak-atik barang-barang elektronik. Kegemaran itu berlanjut sampai pada suatu saat tersengat listrik dan akhirnya memilih mejadi musisi.
View my complete profile

Obrolan


Chat With Me

Money Changer

Donate Us To Improve The Blog

Komentar Terakhir

Posting Terakhir